21.6 C
New York
18/09/2021
Aktual Nasional

Pelantikan Sekda Provinsi Papua Harus Dipercepat

JAKARTA (Pos Sore)  — Untuk menjaga kestabilan poliik dan ekonomi di Provinsi Papua, Pemerintah Pusat didesak untuk segera mengangkat dan menetapkan DR. M.Ridwan Rumasukun, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Papua sebagai Sekda Papua definitif menggantikan Dance Yulian Flasi, yang dinonaktifkan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe beberapa bulan lalu.

Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Papua dan Papua Barat, Willem Frans Ansanay (WFA) dalam penjelasannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/9) mengatakan penyegeraan penetapan itu sangat diperlukan dalam rangka mengawal percepatan pembangunan di Provinsi Papua.

“Tidak ada kata lain. Segera mengangkat dan menetapkan Ridwan Rumasukun, Plt Sekda Papua sebagai Sekda definitif. kami mengimbau dan mendesak Pemerintah Pusat dalam hal ini Mendagri Tito Karnavian untuk mempercepat pengangkatan Ridwan,” tegas WFA.

Menurutnya, percepatan pengangkatan dan penetapan Ridwan Rumasukun tersebut adalah jawaban konkret dan konstruktif sebagai langkah pemerintah pusat dalam menopang dan mengawal pelaksanaan pembangunan di tanah Papua.

Kebijakan ini pun diharapkan dapat meredam gejolak sosial dan politik di kalangan masyarakat Papua yang terus berkembang belakangan ini. Hal ini bisa terpantau dari berbagai isu sosial, ekonomi dan politik yang terus dihembuskan pihak-pihak tertentu.

“Masyarakat Papua menghendaki pembangunan yang lagi dilaksanakan oleh Presiden Jokowi di provinsi tertimur ini terus berjalan dengan aman, tidak terganggu dengan isu-isu politik yang sengaja disebarkan.”

Wakil Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara-JP) ini juga mengatakan saat ini masyarakat Papua sudah menanti-nanti penetapan Ridwan Rumasukun sebagai Sekda definitif sehingga mudah dan memiliki legal standing yang tetap dalam mengusung program pembangunan di Papua.

“Saya meyakini jika SK dari Presiden tentang pengangkatan Sekda Papua sudah keluar, maka berbagai elemen masyarakat pasti menerima mengingat kapasitas dan kapabilitas Ridwan sudah tepat untuk menduduki posisi strategis itu,” ujarnya.

Dari sisi upaya menjaga stabilitas keamanan di propinsi Papua dalam bingkai NKRI, WFA yang juga menjabat Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia – Papua DPD DKI Jakarta ini mengatakan, jabatan Sekda tidak boleh terlalu lama dikosongkan, sebab jabatan Sekda memiliki nilai strategis dalam mendampingi Gubernur Papua

“Jika pemerintah pusat terlalu lama mengosongkan pejabat definitif Sekda Papua, maka sedikit demi sedikit kepercayaan rakyat Papua kepada pemerintah pusat menjadi tergerus. Hal ini akan berdampak negatif bagi kelangsungan pembangunan daerah,” ujanya.

Oleh sebab itu, untuk menjaga stabilitas nasional di tanah Papua, pemerintah pusat tidak boleh bermain-main dan menganggap sepele persoalan ini, lanjutya. (hasyim)

Related posts

RUU Penjaminan Siap Disahkan, Aksesibilitas Permodalan UMKMK Kian Terjamin

Tety Polmasari

BCA Gandeng Eastspring Investments Indonesia Berikan Alternatif Solusi Investasi

Tety Polmasari

KINO Dukung PERSIB Berprestasi Tinggi Pada TSC 2016

Tety Polmasari

Leave a Comment