Bank Mandiri salurkan Kredit Modal Kerja ke PT Timah

Senin, 8 Desember 2014

Bank Mandiri menyalurkan kredit tambahan fasilitas Kredit Modal Kerja dan Fasilitas Non Cash Loan kepada PT Timah senilai US$ 52 juta untuk membantu memperkuat modal kerja operasional PT Timah beserta perusahaan-perusahaan anaknya dalam usaha pertambangan,produksi dan perdagangan logam timah di Indonesia.Selain kredit Bank mandiri juga menyediakan layanan Mandiri Cash Manangement untuk meningkatakan efisiensi transaksi perbankan dari penerimaan penjulan logam timah,pembayaran kewajiban supplier hingga penggajian karyawan PT Timah. (Bambang Tri P).

Terjaring 8 Finalis, Siapa Pemenang Pertamax ‘APAIDEMU’ 2014?

Senin, 8 Desember 2014

“Yang menjadi concern kami adalah bagaimana mampu melahirkan dan menggerakkan anak muda yang selama ini terlena dengan kondisi yang sudah ada tanpa melakukan hal apa pun sehingga dapat berubah menjadi insan muda yang lebih terbuka, kreatif dan mandiri serta senantiasa siap menghadapi perubahan yang terjadi.”

Mahasiswa Dilibatkan dalam Pembangunan Desa

Minggu, 7 Desember 2014

Adanya tenaga mahasiswa dalam rangka ikut membantu pembangunan desa dimungkinkan karena UU Desa telah memandatkan pemerintah dan pemerintah daerah menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat desa dengan pendampingan secara berjenjang sesuai dengan kebutuhan.

18 Negara Ikut Pameran Pulp dan Kertas di Indonesia

Jumat, 5 Desember 2014

“Paperex Indonesia, ajang yang tepat bagi produsen pulp dan kertas di Indonesia dalam mengakses solusi teknologi terbaru dari pemain-pemain terbesar di industri pulp dan kertas dari seluruh dunia.”

Adibakti Mina Bahari Bentuk Apresiasi Mitra Kerja

Kamis, 4 Desember 2014

Mengelola sumberdaya alam pada hakikatnya mengelola sumberdaya manusia. Karena itu, pengembangan SDM di sektor kelautan dan perikanan, sangat penting. Salah satunya melalui peningkatan peran penyuluh perikanan sebagai pembawa perubahan.

Gubernur Bank Indonesia bahas Perpajakan dengan DPD RI

Rabu, 3 Desember 2014

JAKARTA (Pos Sore)- Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo (tengah) berdiskusi dengan ketua komite IV DPD RI, Cholid Mahmud (kiri) dan wakil ketua komite IV DPD RI, Ghazali Abbas (kanan) mengenai masalah perpajakan dan yang berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional, sebelum memulai rapat kerja dengan Komite IV DPD RI pada Rabu, 03/12/2014 di gedung Parlemen RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta Pusat. Rapat kerja Gubernur BI dengan komite IV DPD RI ini mengagendakan pembahasan rencangan RPJM Nasional 2015-2019 dalam kerangka RPJP Nasioanl 2005-2025 dan pengawasan undang-undang perpajakan.(Bambang Tri P.)

KKP Perkuat Peran Penyuluh Perikanan

Selasa, 2 Desember 2014

“Ke depan, peran penyuluh perikanan akan semakin penting dan strategis. Terutama menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean pada 2015. Masyarakat akan dihadapkan pada persaingan global dan dituntut untuk memiliki daya saing dan nilai tambah.”

Garuda Indonesia buka kantor layanan di Hotel Borobudur

Kamis, 27 November 2014

Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,Erik Meijer meresmikan kantor penjualan dan layanan baru di Hotel Borobudur Jakarta.Kamis (27/11/2014).Kantor Penjualan dan layanan satu satunya di Indonesia yang akan dioperasikan selama 24 jam untuk melayani para pengguna jasa pesawat Garuda Indonesia.Kantor ini diharapkan mengakomodir kebutuhan para pengguna jasa Garuda Indonesia untuk melakukan transaksi pembelian tiket,perubahan reservasi atau melakukan city chek-in dengan waktu yang lebih fleksibel.Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,Erik Meijer(kiri) didampingi VP Domestic Regional 2,Nicodenus Lampe (kanan) saat menyasikan petugas layanan Garuda Indonesia melayani consumen di kantor teserbut.(Bambang Tri P).

Mencari Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan Jaminan Pensiun Demi Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 27 November 2014

Banyak kalangan mengkhawatirkan Program Jaminan Pensiun secara nasional bakal menambah beban pekerja dan pengusaha di masa datang. Apalagi sebelum program dana pensiun ini dipercayakan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada 1 Juli 2015 sesuai UU BPJS No. 24/2011 tentang BPJS, sudah ada Program Dana Pensiun yang diselenggerakan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) selama dasawarsa ini berjalan.

Untuk itu,perlu harmonisasi peraturan Peraturan Perundang-undangan Jaminan Pensiun agar tidak tumpang tindih dengan aturan yang sudah ada sebelumnya demi Kesejahteraan Pekerja.

Akankah Program Dana Pensiun Untuk Kesejahterakan Pekerja Bisa Terealisasi?

Kamis, 27 November 2014

Apapun pola jaminan sosial,pemerintah harus memastikan dengan perluasan cakupan program dan peningkatan kepesertaan,bisa menjangkau pekerja (sustainability ),yang jumlahnya mencapai 114,63 juta pekerja.Bisa memberikan manfaat yang maksimal (adequancy) dengan nilai iuran yang terjangkau (affordability.) bagi semua pihak baik pekerja maupun pemberi pekerja.Jangan sampai kebijakan yang dirancang hanya sebatas retorika tanpa bisa direalisasikan demi menyejahterakan pekerja.