6.1 C
New York
29/11/2022
Aktual Ekonomi

Setelah Sabet Juara III Nasional, Jembrana Siapkan Desa Ekasari Jadi Unggulan Kakao Organik

JEMBRANA (Pos Sore) – Bupati Jembrana, Bali, I Nengah Tamba mengungkapkan pihaknya akan menjadikan Desa Ekasari di Kecamatan Melaya sebagai Desa Kakao Organik Jembrana yang akan dijadikan unggulan Provinsi Bali di tingkat nasional.

Kakao Jembrana sendiri kata I Nengah Tamba belum lama ini berhasil menyabet juara 3 (tiga) dalam lomba Biji Kakao Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) dalam Peringatan Hari Kakao Indonesia ke-10 tahun 2022.

Bupati Nengah Tamba menegaskan saat ini pihaknya tengah menyiapkan 200 hektar lahan di Desa Ekasari Kecamaan Melaya untuk ditanami ratusan ribu bibit kakao kwalitas unggul jenis MCC02.

Berdasarkan hasil penelitian Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember, Jawa Timur, MCC02 memiliki keunggulan ukuan bijinya yang relatif lebih besar dibandingkan klon-klon yang sudah dilepas dan memiliki kadar lemak mencapai 50 persen.

Pemkab Jembrana saat ini tengah menyiapkan 200 hektar lahan di Desa Ekasari Kecamaan Melaya untuk ditanami ratusan ribu bibit kakao kwalitas unggul jenis MCC02

Bibit kakau jenis MCC02 meupakan jenis unggulan karena memiliki biji yang relatif lebih besar dan kandungan lemaknya mencapai 50 persen. Selain itu potensi produksunya bisa mencapai 3.02 ton per hektar pertahun,” kata I Nengah Tamba Jumat (18/11).

Tamba mengaku optimis dengan menjalin kerjasama dengan PuslitKoka Jember potensi sangat besar telah nanti yang dapat membawa kemajuan Kabupaten Jembrana. Kakao ini dia yakini mampu memberikan penghasilan dan kemakmuran lebih baik untuk petani di Jembrana.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Merta Abadi Desa Eksari I Kadek Suantara. Ia mengatakan dengan dijadikannya Desa Ekasari sebagai Desa Kakao Organik pihaknya yakin hal trsebut akan membuat para petani lebih bergairah.

Kadek Suantara pun yakin dalam ajang lomba Biji Kakao Nasional yang diselenggarakan oleh Dekaindo mendatang Kabupaten Jembrana akan meraih perinkat yang lebih baik di tingkat nasional.

Prestasi ketiga tingkat nasional ini kata Kadek Suantara sangat membanggakan, karena Kakao Jemberana satu-satunya yang berasal dari petani sementara peserta lainnya pada umumnya dikelola oleh perusahaan (PT).

Seperti diketahui, kakao sebagai salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Jembrana meraih juara 3 (tiga) dalam lomba Biji Kakao Nasional yang diselenggarakan oleh Dekaindo serangkaian dengan Peringatan Hari Kakao Indonesia ke-10 tahun 2022.

Kabar menggemberikan tersebut disampaikan pada puncak peringatan Hari Kakao Indonesia ke-10 di gelaran SIAL InterFOOD di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta, Sabtu Sabtu 12 November 2022 lalu.

Penghargaan tdiserahkan langsung Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Hendratmojo Bagus Hudoro, kepada Bupati Jmbrana I Nengah Tamba bersama Ketua Kelompok Tani Merta Abadi Desa Ekasari I Kade Suantara.

Saat penyerahan penghargaan Hendratmojo Bagus Hudoro didampingi Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Putu Juli Ardika dan Ketua Dewan Kakao Nasional, Soetanto Abdoellah

Lomba biji Kakao Nasional diikuti sebanyak 40 peserta yang berasa dari daerah sentra budidaya Kakao di Indonesia. Peserta sendiri kebanyakan berasal dari perseroan atau PT, Koperasi serta kelompok tani itu sendiri.

Sejumlah persyaratan untuk bisa mengikuti ini diantaranya peserta wajib mengirimkan sampel biji kakao fermentasi sejumlah 2 kg dengan kriteria mengacu pada SNI 2323.2008/Amd2010.

Penilaian dilaksanakan selama dua bulan sejak Agustus sampai September 2022 dan melibatkan juri profesional yang acuannya pada standar nasional Indonesia, serta uji cita rasa dari para juri yang berpengalaman.

Dalam penilaian akhinya didapat  3 biji kakao terbaik yakni juara I biji kakao yang berasal dari kabupaten Berau, juara II berasal dari NTT dan juara III biji kakao Jembrana. (kas/aryo)

 

Leave a Comment